0 Cuttingan Sticker Ninja 250 (Aillante) - DJ Deri



Hy Para Pecinta Cuttingan Sticker Ninja

Butuh Inspirasi buat Ninja kalian yang warna merah ?

Nih saya beri contoh Cuttingan Versi saya sendiri













Kalau Agan Kepengen Cuttingan Sticker kaya Saya
Agan bisa telpon/sms ke Nomor Saya

0877-1999-9980 /  0899-9923-079 / 083879772617 
 

Masalah harga cuttingan bisa di bicarakan

Atau datang ke rumah saya , nanti saya anterin ke tempat langganan cuttting sticker saya

Alamat : Jl.Pemancingan 1,Srengseng,Kembangan,Jakarta Barat 11630 

  
[Read More...]


0 Kewirausahaan




Indonesia sang “zamrud khatulistiwa” adalah tempat dengan keanekaragaman biologis terbesar, tempat dimana adanya lahan yang besar untuk tumbuhan dan tanaman yang berharga. Karena itu, dimanfaatkannya obat herbal tradisional (yang biasa disebut “jamu” oleh bangsa pribumi) tersebar luas dan terkenal dengan jenis dan keefektifannya untuk menyembuhkan macam-macam penyakit.

banyak pilihan rasaSalah satu penyakit yang biasa ditemukan di daerah Asia Tenggara adalah demam yang memiliki gejala sebagai berikut:
  • Sakit tenggorokan
  • Radang gusi
  • Sembelit

Demam telah diketahui disebabkan oleh:
  • Mengkonsumsi makanan panas/pedas/gorengan
  • Kondisi cuaca yang ekstrim
  • Dehidrasi
  • Stress dan kelelahan

Memiliki pemahaman yang dalam tentang pengobatan herbal sejak 1978, PT. Sinde Budi Sentosa telah mengembangkan area pengobatan herbal yang luas dan telah dikenal kualitas, keefektifan, dan tidak adanya efek samping. Fasilitas pembuatannya telah mendapatkan berbagai macam penghargaan dan sertifikat, contohnya Good Manufacturing Practice (GMP), ISO 9001:2008 - Quality Management System, ISO 22000:2005 - Food Safety Management System.
Salah satu inovasi dari Sinde adalah Larutan Penyegar, hidangan yang sehat untuk menyembuhkan demam dan gejalanya. Dengan menggunakan teknologi canggih dari Jerman, larutan penyegar diproses secara unik hingga mengandung zat-zat yang dapat menyembuhkan dari resep herbal, tetapi tanpa warna yang suram, bau yang tajam, dan rasa yang pahit. Sebagai hasilnya zat-zat Larutan Penyegar ini tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak berbau, serta telah diterima dan dikonsumsi secara luas oleh berbagai macam usia, muda dan tua. Bahan-bahan Larutan Penyegar pun telah diakui oleh MUI untuk menegakkan standar tertinggi dari makanan dan hidangan tradisional muslim (biasa disebut “Halal”).
Terlepas dari rasa dan bahan-bahan aslinya yang tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak berbau, Larutan Penyegar kini juga tersedia dalam 7 rasa buah segar, yakni rasa jeruk, stroberi, melon, leci, jambu, anggur, dan apel.
Komposisi
Formulasion
Gypsum Fibrosum
3,25 %
Galcareous Spar
0,125 %
Base Ad
100 %
Aturan Minum
Untuk Pengobatan:
Dewasa : 3x sehari ½ botol – 1 botol.
Anak-anak : 3x sehari ¼ botol – ½ botol.
Anak - anak : 6 bulan – 1 tahun : 3x sehari @ 2 sendok makan

Untuk Pencegahan:
Dewasa : 1x sehari 1 botol.
Anak-anak : 1x sehari ¼ botol – ½ botol.
Anak-anak : 6 bulan – 1 tahun : 1x sehari @ 2 sendok makan.
-

[Read More...]


1 DJ Deri - Why3 Nonstop Dugem Party











Contact Person : 0877-1999-9980
[Read More...]


8 RORO JONGGRANG



cerita roro jonggrang
Alkisah pada zaman dulu kala, terbentuk satu buah kerajaan yang begitu besar yang dengan nama Prambanan. Rakyat Prambanan begitu damai serta makmur di bawah kepemimpinan raja yang dengan nama Prabu Baka. Kerajaan-kerajaan kecil pada wilayah sekitar Prambanan pun begitu tunduk serta menghormati kepemimpinan Prabu Baka.
Sementara itu di lain tempat, terdapat satu kerajaan yang tidak kalah besarnya sama kerajaan Prambanan, yaitu kerajaan Pengging. Kerajaan itu di kenal begitu arogan serta kepingin selalu memperluas wilayah kekuasaanya. Kerajaan Pengging memelihara satu orang ksatria sakti yang dengan nama Bondowoso.
Dia memiliki senjata sakti yang dengan nama Bandung, hingga Bondowoso di kenal dengan sebutan Bandung Bondowoso. Selain memiliki senjata yang sakti, Bandung Bondowoso pun memiliki bala tentara berupa Jin. Bala tentara itu yang digunakan Bandung Bondowoso buat membantunya untuk menyerang kerajaan lain selanjutnya memenuhi segala keinginannya.
Sampai Suatu saat, Raja Pengging yang arogan memanggil Bandung Bondowoso. Raja Pengging tersebut lalu memerintahkan Bandung Bondowoso buat menyerang Kerajaan Prambanan. Keesokan harinya Bandung Bondowoso memanggil balatentaranya yang dalam bentuk Jin buat berkumpul, serta langsung berangkat menuju Kerajaan Prambanan.
Setibanya di Prambanan, mereka lantas menyerbu masuk ke dalam istana Prambanan. Prabu Baka serta pasukannya kalang kabut, dikarenakan mereka kurang persiapan. Akhirnya Bandung Bondowoso sukses menduduki Kerajaan Prambanan, serta Prabu Baka tewas dikarenakan terkena senjata Bandung Bondowoso.
Kemenangan Bandung Bondowoso sama pasukannya disambut gembira sama Raja Pengging. Lalu Raja Pengging pun mengamanatkan Bandung Bondowoso buat menempati Istana Prambanan serta mengurus segala isinya,termasuk keluarga Prabu Baka.
Pada saat Bandung Bondowoso berada di Istana Kerajaan Prambanan, ia melihat salah satu wanita yang begitu cantik jelita. Wanita itu ialah Roro Jonggrang, putri dari Prabu Baka. Ketika melihat Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso mulai jatuh hati. Dengan tiada berpikir panjang lagi, Bandung Bondowoso lantas memanggil serta melamar Roro Jonggrang.
Wahai Roro Jonggrang, maukah seandainya kamu jadi permaisuriku?, Tanya Bandung Bondowoso terhadap Roro Jonggrang.
Mendengar pertanyaan yang ada di Bandung Bondowoso itu, Roro Jonggrang cuma terdiam serta tampak bingung. Sebenarnya ia begitu membenci Bandung Bondowoso, dikarenakan sudah membunuh ayahnya yang begitu dicintainya. Tapi di sisi lain, Roro Jonggrang merasa takut menolak lamaran Bandung Bondowoso. Akhirnya sesudah berfikir sejenak, Roro Jonggrang pun mendapatkan satu cara agar Bandung Bondowoso tak jadi menikahinya.
Baiklah,aku menerima lamaranmu. Namun selesai kamu mengabulkan satu syarat dariku,jawab Roro Jonggrang.
Apakah syaratmu tersebut Roro Jonggrang?,Tanya Bandung Bandawasa.
Buatkan aku seribu candi serta dua buah sumur dalam waktu satu malam, Jawab Roro Jonggrang.
Mendengar syarat yang diajukan Roro Jonggrang itu, Bandung Bondowoso pun lantas menyetujuinya. Dia merasa bahwa hal itu merupakan syarat yang begitu mudah baginya, dikarenakan Bandung Bondowoso memiliki balatentara Jin yang begitu banyak.
Pada malam harinya, Bandung Bandawasa mulai mengumpulkan balatentaranya. Dalam waktu sekejap, balatentara yang dalam bentuk Jin itu datang. Sesudah mendengar perintah yang berasal dari Bandung Bondowoso, para balatentara tersebut lantas membangun candi serta sumur dengan begitu cepat.
Roro Jonggrang yang menyaksikan pembangunan candi mulai gelisah dan ketakutan, karena dalam dua per tiga malam, tinggal tiga buah candi dan sebuah sumur saja yang belum mereka selesaikan.
Roro Jonggrang lalu berpikir keras, mencari cara supaya Bandung Bondowoso tak bisa memenuhi persyaratannya.
Sesudah berpikir keras, Roro Jonggrang kemudian mendapatkan jalan keluar. Dia bakal membikin suasana jadi seperti pagi,hingga para Jin itu menghentikan pembuatan candi.
Roro Jonggrang secepatnya memanggil seluruhnya dayang-dayang yang berada di istana. Dayang-dayang itu diberi tugas Roro Jonggrang buat membakar jerami, membunyikan lesung, juga menaburkan bunga yang berbau semerbak mewangi.
Mendengar amanat yang berasal dari Roro Jonggrang, dayang-dayang lekas membakar jerami. Tidak lama kemudian langit tampak kemerah merahan, serta lesung pun mulai dibunyikan. Bau harum bunga yang disebar jadi tercium, selanjutnya ayam pun mulai berkokok.
Melihat langit memerah, bunyi lesung, serta bau harumnya bunga itu, kemudian balatentara Bandung Bondowoso mulai pergi meninggalkan pekerjaannya. Mereka berfikir hari telah mulai pagi, selanjutnya mereka pun mesti pergi.
Melihat Balatentaranya pergi, Bandung Bondowoso berteriak: Hai balatentaraku, hari belum pagi. Kembalilah buat merampungkan pembangunan candi ini !!!
Para Jin itu tetap pergi, dan tak menghiraukan teriakan Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso pun merasa begitu kesal, serta akhirnya menyelesaikan pembangunan candi yang tersisa. Akan tetapi sungguh sial, belum selesai pembangunan candi itu, pagi telah datang. Bandung Bondowoso pun gagal memenuhi syarat yang berasal dari Roro Jonggrang.
Mengetahui kegagalan Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang kemudian menghampiri Bandung Bondowoso. Kamu gagal memenuhi syarat dariku, Bandung Bondowoso, tegas Roro Jonggrang.
Mendengar kata Roro Jonggrang itu, Bandung Bondowoso begitu marah. Dengan nada begitu keras, Bandung Bondowoso berkata: Kau curang Roro Jonggrang. Sesungguhnya engkaulah yang menggagalkan pembangunan seribu candi ini. Oleh karena itu, Engkau aku kutuk jadi arca yang berada di dalam candi yang keseribu !
Berkat kesaktian Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang berubah jadi patung. Wujud arca itu sampai kini bisa disaksikan di dalam kompleks candi Prambanan, serta nama candi itu dikenal dengan nama candi Roro Jonggrang. Sementara candi-candi yang berada di sekitarnya disebut dengan Candi Sewu ataupun Candi Seribu.

Unsur Intrinsik

Tema : Kisah Perjalanan Roro Jonggrang
Tokoh : Roro Jonggrang,Bandung Bondowoso,Raja Prambanan,Raja Pengging
Watak Tokoh : Roro Jonggrang : Baik
Bandung Bondowoso : Jahat
Alur Cerita : Maju
Sudut Pandang : Sudut Pandang Orang Pertama
Amanat : jangan membuat suatu perjanjian dengan mudah, Berbohong akan berdampak pada diri sendiri

Unsur Ekstrinsik

Sejarah Pengarang : Akibat yang ditimbulkan dari sifat curang

Situasi dan Kondisi : pangkat dan jabatan bukanlah jaminan untuk memperoleh cinta sejati seseorang. Cinta sejati tidak selamanya bisa dinilai dengan materi dan Menngharuka


Nilai-Nilai Yang terkandung Dalam Cerita : 
[Read More...]


0 Sale Gold Vestinel (Stock Terbatas)




CP : 083879772617

Facebook : Deri Putra
[Read More...]


 

Popular Posts

Return to top of page Copyright © 2010 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by HackTutors